Kamis, 12 Juni 2014

Pemahaman Tentang HTML dan Webpage

HTML adalah kependekan dari Hypertext Markup Language yang merupakan bahasa pemrogaman yang khusus dirancang untuk mendesain sebuah webpage atau halaman web. Dokumen HTML ini bisa kita buat dengan software teks-teks editor maupun software web developer. Tapi sebagai seorang pemula, termasuk saya, ada baiknya menggunakan PHPDesigner, Ms Frontpage 2003, dan software-software editor HTML lainnya, mengapa? Karena sodtware-software itu telah menyediakan banyak tag dan atributnya, sehingga pengguna tidak akan kesulitan dalam menentukan tag untuk sebuah elemen.

Pertama, kita diharuskan paham tentang struktur sebuah HTML. Sebuah dokumen HTML disusun atas tiga bagian besar, yaitu bagian HTML itu sendiri, Head, dan juga Body. Struktur dasar sebuah dokumen HTML kurang lebih seperti ini:

<HTML>
    <head>
        Tempat meletakkan informasi sebuah webpage
    </head>
    <body>
        tempat menempatkan informasi yang akan ditampilkan ke dalam webpage
    </body>
</HTML>

Sampel diatas, terdiri atas elemen HTML, elemen Head, dan elemen Body. Sekarang, apa pengertian dari Elemen? Oke, Elemen adalah data tunggal yang akan ditampilkan di halaman web. Beberapa contoh elemen lain seperti ini:

<h1>Blog komputer</h1>

Kedua, kita juga diharuskan mengerti apa itu tag dan atribut. Sekarang pengertian tag dulu, tag adalah kode yang digunakan untuk menandai atau memformat sebuah elemen yang akan ditampilkan di webpage atau halaman web.

Tag terdiri atas kurung buka (<) dan kurung tutup (>), contohnya seperti pada struktur dokumen HTML diatas, <head> merupakan tag head dan <body> merupakan tag body. Lalu, bagaimana cara membuat tag? Pertanyaan yang mudah dijawab. Tag sendiri terdiri atas dua bagian, yaitu tag pembuka dan tag penutup. Formatnya kurang lebih seperti dibawah ini:

<namatag>data</namatag>

Kalo kita perhatikan seksama, contoh diatas memuat dua tag, tag yang didepan tidak ada garis miringnya. Sedangkan yang di belakan ada. Mengapa demikian? Sebuah elemen diformat dengan menggunakan dua tag, tag yang satu berfungsi sebagai tag pembuka dan satunya sebagai tag penutup. Nah, diantara tag pembuka dan penutup tersebut, kita menaruhkan data yang akan ditampilkan di webpage, atau biasa disebut elemen.

Berikut ini merupakan beberapa contoh elemen:
<p>...</p> digunakan untuk memformat paragraft teks
<table>...</table> digunakan untuk membuat tabel, dll

Didepan tadi saya telah jelaskan bahwa tag terdiri atas pembuka dan penutup, ada juga tag yang tidak disertai penutupnya, yaitu;
<br> membuat paragraft
<hr> membuat garis horizontal
<li> membuat list teks

Saat kita paham tentang elemen tag, kita juga diharuskan paham tentang apa itu atribut. Perhatikan contoh dibawah ini:

<font>...</font>
<font type="courier new">...</font>

Apa persamaan dari contoh diatas? Keduanya sama-sama tag, jawaban benar. Lalu apa perbedaannya? Pada contoh diatas, dibaris yang kedua, ada unsur type="courier new", nah itulah yang dinamakan atribut. Pada baris pertama, tag hanya memunculkan teks biasa pada browser, tapi pada baris kedua, tag akan memunculkan teks dengan jenis huruf courier new.

Kamis, 05 Juni 2014

Cara Perintah require() dan include() dalam php

Perintah require() dan include() dalam php digunakan untuk menyisipkan isi file tertentu menjadi bagian file yang memanggilnya. Keduanya sangat identik dalam banyak hal, kecuali cara penanganan kegagalan. include() menghasilkan suatu peringatan, sedangkan require() menghasilkan pesan kesalahan Fatal Error. Meskipun demikian, jangan takut menggunakan require() apabila anda menginginkan suatu file yang tidak ditemukan menghentikan proses terhadap halaman tersebut. include() tidak menghentikan proses tetapi melanjutkannya, jadi pastikan anda membuat include_path/alamat file yang akan disertakan benar.
Berikut kita lihat cara penggunaan serta cara kerja keduanya :

Statement require() merupakan konstruksi bagi parser PHP yang digunakan untuk membuka file yang diberi dan membaca nilai variabel serta fungsi yang terdapat di dalamnya untuk kemudian mengeksekusinya. File akan diperlakukan sebagai suatu script mengeksekusinya. File akan diperlakukan sebagai suatu script PHP normal. Apabila file tersebut berisi tag-tag PHP, maka akan dievaluasi terlebih dahulu sebelum mengirimnya ke browser. Namun bila file hanya berisi teks biasa, maka file akan langsung ke browser. Statement require() tidak dapat dimasukkan dalam struktur perulangan karena hanya boleh dipanggil satu kali.
Cara penulisan :
<?php
  require(nama file);
?>

sama seperti statement require(), Statement include() jugamerupakan konstruksi bagi parser PHP yang digunakan untuk membuka dan membaca nilai variabel dari file yang dinyatakan serta fungsi yang terdapat didalamnya untuk kemudian mengeksekusinya. File akan diperlakukan sebagai suatu script mengeksekusinya. File akan diperlakukan sebagai suatu script PHP normal. Apabila file tersebut berisi tag-tag PHP, maka akan dievaluasi terlebih dahulu sebelum mengirimnya ke browser. Namun bila file hanya berisi teks biasa, maka file akan langsung ke browser. Tetapi Statement include() dapat dimasukkan dalam struktur perulangan.
Cara penulisan :
<?php
  include(nama file);
?>
- See more at: http://www.zainalhakim.web.id/posting/perintah-include-dan-require-dalam-php.html#sthash.lT32dh7i.dpuf