Rabu, 23 April 2014

Cara Mengatasi Flashdisk Tidak Terdeteksi oleh Komputer

Ada banyak sekali penyebab flashdisk tidak terdeteksi komputer .

Dan berikut ini saya tuliskan sebagian penyebabnya :

  1. Karena Flashdisk-nya memang sudah rusak secara fisik, maksudnya memang flashdisk itu sendiri yang sudah rusak, mungkin pernah kerendam air, atau pernah jatuh dengan keras.
  2. Karena port USB pada komputer yang rusak, tapi hal ini bisa diatasi dengan mencoba port yang lain.
  3. Karena Driver USB port bermasalah seperti yang pernah saya alami sendiri.
Mungkin 3 faktor diatas adalah yang paling umum, namun masih banyak sekali penyebabnya, kali ini saya akan menuliskan tipsnya. 

Cara Mengatasi Flashdisk tidak Terdeteksi Komputer.

  1. Coba colokan USB pada port USB yang lain, jika belum berhasil coba colokan ke komputer yang lain, apabila berhasil maka USB tidak bermasalah dan yang patut di curigai adalah PC Anda.
  2. Atau dilakukan sebaliknya coba colokan USB lain di PC Anda, jika terdeteksi maka PC Anda tidak bermasalah dan masalah ada pada USB Anda.
  3. Cek settingan BIOS mungkin disable secara di sengaja maupun tidak.

Cek Device Manager, caranya di bawah ini:

  1. Klik start>settings>Control Panel
  2. Double Klik pada icon system,setelah terbuka jendela System Properties, klik tab Hardware
  3. Klik tombol Device Manager
  4. Cek bagian Universal Serial Bus Controllers, terlihat ada masalah
  5. Apabila ada tanda tanya di bagian ini menandakan hardware tidak dikenal atau tidak ada driver
  6. Tanda silang warna merah pada bagian ini menandakan disable, maka jika hal ini terjadi klik kanan dan pilih enable
  7. Mungkin perlu diinstall ulang driver USB

Cek pada registry, caranya adalah :

  1. Klik start>Run
  2. Ketikan : regedit lalu enter
  3. Masuk ke : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\UsbStor
  4. Pada value Dwords harus bernilai 3 (enable), jika bukan 3 maka update dengan 3 lalu close dan restart
  5. Mungkin PC terjangkit virus, maka harus dibersihkan dari virus dengan anti virus
Semoga bermanfaat

Selasa, 15 April 2014

Jenis-jenis Database dan Teknologinya


Pada era komputer dan internet ini, peran database atau basis data sangat dominan. Hampir semua kegiatan administratif di perkantoran dan institusi kini diintegrasikan ke sistem komputasi dengan model database terpadu. Demikian juga, layanan-layanan online di internet juga tidak terlepas dari peran database. Lantas apakah jenis-jenis teknologi yang digunakan untuk mengelola database?


Database Server

Berikut ini adalah daftar jenis-jenis teknologi database, yang sebagian besar merupakan Relational Database Management System (RDBMS):
  • Apache Derby (sebelumnya dikenal sebagai IBM Cloudscape), merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lazim digunakan di program Java dan untuk pemrosesan transaksi online.
  • IBM DB2, merupakan aplikasi pengolah database yang dikembangkan IBM secara proprietary (komersial). DB2 terbagi menjadi 3 varian, yaitu DB2 untuk Linux - Unix - Windows, DB2 untuk z/OS (mainframe), dan DB2 untuk iSeries (OS/400).
  • Firebird, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Firebird Project. Lazim dijalankan di Linux, Windows dan berbagai varian Unix.
  • Microsoft SQL Server, merupakan aplikasi pengolah database yang dikembangkan oleh Microsoft dan bersifat proprietary (komersial),namun tersedia juga versi freeware-nya. Lazim digunakan di berbagai versi Microsoft Windows.
  • MySQL, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Oracle (sebelumnya Sun dan MySQL AB). Merupakan pengolah database yang paling banyak digunakan di dunia dan lazim diterapkan untuk aplikasi web.
  • Oracle, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat proprietary (komersial), dikembangkan oleh Oracle Corporation. Pengolah database ini terbagi dalam beberapa varian dengan segmen dan tujuan penggunaan yang berbeda-beda.
  • PostgreSQL atau Postgres, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh PosgreSQL Global Development Group. Tersedia dalam berbagai platform sistem operasi seperti Linux, FreeBSD, Solaris, Windows, dan Mac OS.
  • SQLite, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh D. Richard Hipp. Dikenal sebagai pengolah database yang sangat kecil ukuran programnya, sehingga lazim ditanamkan di berbagai aplikasi komputer, misalnya di web browser.
  • Sybase, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat proprietary (komersial), dikembangkan oleh SAP. Ditargetkan untuk pengembangan aplikasi mobile.
  • WebDNA, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat freeware, dikembangkan oleh WebDNA Software Corporation. Didesain untuk digunakan di web.
  • Redis, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Salvatore Sanfilippo (disponsori oleh VMware. Difungsikan untuk jaringan komputer.
  • MongoDB, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh 10gen. Tersedia untuk berbagai platform sistem operasi dan dikenal telah digunakan oleh situs Foursquare, MTV Networks, dan Craigslist.
  • CouchDB, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Difokuskan untuk digunakan di server web.

Rabu, 09 April 2014

Cara Setting Modem Speedy TP-Link

Salah satu modem yang paling banyak digunakan saat ini untuk koneksi internet dengan speedy adalah modem TP-Link. Bagi anda yang memiliki modem TP-Link namun belum tahu cara settingnya silahkan baca artikel ini agar anda bisa melakukan setting sendiri modem TP-Link anda. Modem harus disetting ketika pertama kali digunakan ataupun ketika modem tersebut di reset.

Bagaimana cara setting modem speedy TP_Link anda yang benar? berikut ini adalah panduan setting modem TP-Link untuk akses internet dengan speedy. Sebelum mengikuti cara setting modem TP-Link berikut ini, anda harus menyiapkan beberapa hal yang dibutuhkan dalam setting modem TP-Link seperti, user name dan password yang diperoleh saat pendaftaran di Telkom.



1. Pertama-tama hubungkan modem dengan komputer/laptop menggunakan kabel UTP, pasang juga konektor ADSL (line telpon) ke modem serta kabel power modem dan hidupkan modem TP-Link anda.

2. Oleh karena IP default modem adalah 192.168.1.1 maka ubah IP address untuk komputer/laptop anda menjadi 192.168.1.2

3. Jalankan aplikasi browser anda, seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome atau lainnya.

4. Ketik pada address bar, IP address default dari modem yaitu 192.168.1.1 dan tekan ENTER maka akan muncul halaman login web base setting modem TO-Link.

5. Ketik username : admin dan password : admin kemudian klik OK

6. Anda sekarang sudah berada di halaman web base TP-Link modem setting. Silahkan klik menu Interface Setup dan klik Internet.

Cara setting modem speedy TP Link


7. Atur settingan virtual circuit sesuai dengan yang disarankan dari pihak telkom, biasanya tergantung pada area masing-masing (misalnya : PVC1)

8. Statusnya menjadi Activated dan VPI : 8 dan VCA : 81 (ini untuk PVC1, akan berbeda apabila PVCnya berbeda).

9. Encapsulation ISP pilih PPPoA/PPPoE

10. Masukkan user name serta password yang diterima dari Telkom (sudah anda persiapkan di awal)

11. Setting Bridge Interfacenya Deactivated dan Connection Always On (Recommended).

12. Klik menu LAN dan cek settingan sebagai berikut : IP Address : 192.168.1.1, Subnet Mask : 255.255.255.0, Dinamic Route : RIP2-B Direction : None, Multcast : Disable dan ICMP Scoop : Disable. DHCP : Enable, Starting IP Address : 192.168.1.2 dan IP Pool Count : 50 (max : 254). Settingan yang lainnya biarkan default.

Cara setting modem speedy TP Link


13. Klik menu Wireless untuk setting wireless modem sebagai berikut : Access Point : Activated, Channel Indonesia. Yang lainnya biarkan default. Pada Broadcast SSID pilih Yes dan SSID ketik Access Point Name (APN) mis : Aksespoint Aku

Cara setting modem speedy TP Link


14. Setelah melakukan semua seting di atas, langkah terakhir adalah menyimpan hail settingan di atas dengan menekan atau klik tombol Save.

Demikian cara setting modem Speedy TP-Link dari blog Belajar Ilmu Komputer terbaik ini, meskipun tidak dilengkapi dengan gambar yang lebih jelas, namun apabila anda membacanya dengan seksama maka anda pasti bisa menyelesaikan setting modem TP-Link anda dengan benar

Rabu, 02 April 2014

Menambah Ruang pada Hardisck WINDOWS

Menambah Ruang pada Hardisck WINDOWS


Pada komputer atau laptop yang baru di beli alias new, ruang harddisk atau space disk masih terasa longgar karena belum banyak diisi data dan file. Pada saat ini kapasitas atau volume harddisk lumayan besar-besar rata-rata 500 GB bahkan ada yang sampai mencapai satuan Terrabite (TB). Dengan kapasitas yang lumayan besar tersebut maka akan dapat menampung banyak file baik file yang berupa data, program, software, gambar dll.
 Lama kelamaan tidak akan terasa bahwa harddisk akan semakin sedikit ruang kosongnya atau sisa ruang harddisk yang ada menjadi semakin sedikit atau kecil. Terutama pada drive C tempat system terinstall, hal ini dikarenakan banyak aplikasi baru yang diinstall di komputer maupun laptop. Selain itu masih ada user yang menyimpan file atau datanya di drive C, padahal sebaiknya lokasi penyimpanan file atau data berada di drive selain drive C. Hal tersebut dikarenakan apabila terjadi kesalahan atau error maka keamanan data anda akan lebih terjamin atau terjaga. Dengan penuhnya drive tersebut akan dapat menyebabkan turunnya kinerja komputer tersebut, Windows berjalan semakin lambat. Untuk mencegah hal tersebut, maka tips ini bisa jadi hal yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan atau menambah ruang kosong harddisk di komputer anda. Gunakan Disk cleanup Utility untuk menghapus temporary file. Klik start / All Programs / Accessories / System tools / Disk Cleanup. Pilih drive kemudian beri tanda centang pada file yang ingin dihapus pada tab disk cleanup jika sudah klik OK.Uninstall Program atau aplikasi yang jarang atau tidak pernah digunakan menggunakan fitur uninstall program di control panel.Disable Hibernation. Dengan disable hibernation maka secara otomatis akan menghapus file hiberfil.sys yang mempunyai volume yang lumayan besar di drive C.Pada file yang jarang dibuka namun masih ingin anda simpan, bisa anda backup atau disimpan di removable disk, CD maupun media penyimpanan portable yang lain.Hapus file-file yang sudah tidak dipergunakan atau file yang sudah usang dan rusak. Perlu waktu untuk mencari file-file tersebut, namun akan sangat berguna ketika file tersebut telah dihapus, karena bisa menambah ruang kososng pada harddisk.Pada beberapa kondisi anda juga bisa menggunakan software compress file atau data untuk memperkecil ukuran suatu file. Software tersebut seperti Win RAR, Win Zip, 7Zip, dll.Gunakan software yang berfungsi untuk menghapus file-file sampah atau junk files seperti CCleaner, dll.Meskipun restore point juga mempunyai ukuran volume yang cukup besar, namun sebaiknya anda jangan menghapus restore point ini karena restore point sangat berguna ketika system windows terjadi error.Semoga tips diatas bisa bermanfaat bagi anda …